Rss

Wednesday, June 19, 2013

Rencana Redenominasi

Redenominasi




Jadwal-jadwal redenominasi mata uang rupiah :

Pemerintah serius memangkas jumlah 0 dalam mata uang Indonesia atau yang dikenal redenominasi. Ingat jadwal-jadwal pelaksanaan redenominasi ini.

Bank Indonesia (BI) mengakui jika penerapan redenominasi tidaklah mudah sehingga harus melalui proses. BI telah menyiapkan tahapan-tahapan penyederhanaan nilai mata uang rupiah atau redenominasi ini mulai 2011-2020.

Berikut tahapan pelaksanaan redenominasi rupiah dari rencana usulan sampai pelaksanaan di 2020, berdasarkan kompilasi data, Senin (28/1/2013).

1. Tahun 2010

Pada tahun ini pertama kali wacana redenominasi muncul. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution menyatakan akan menghilangkan tiga angka nol di belakang rupiah. Langkah ini untuk menyederhanakan penyebutan satuan harga atau nilai rupiah.

2. Tahun 2011-2012

Bank Indonesia mulai melakukan pembahasan dengan pemerintah perihal rencana redenominasi. Hasilnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Wakil Presiden Boediono sebagai Ketua Tim Koordinasi Redenominasi. Periode ini juga sebagai masa sosialisasi.

BI juga menyiapkan berbagai macam hal seperti menyangkut akuntansi, pencatatan, sistem informasi. Tahapan penyusunan rancangan undang-undang (RUU), rencana percetakan uang dan distribusinya juga sudah mulai berlangsung.

3. Tahun 2013-2015

Periode ini merupakan masa transisi. Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia pada 23 Januari 2013, resmi menggelar serangkaian sosialisasi rencana redenominasi. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa redominasi bukanlah pemangkasan nilai mata uang (sanering) tapi penyederhanaan dengan menghilangkan beberapa nol.

Pada masa ini akan ada dua jenis mata uang, yakni pecahan lama dan pecahan baru pascaredenominasi. Hal ini bertujuan membiasakan masyarakat dalam penggunaan mata uang baru nantinya baik dalam pembayaran maupun pengembalian transaksi.

Sebagai contoh, harga produk senilai Rp 10.000 akan ditulis dalam dua harga yaitu Rp 10.000 (rupiah lama) dan Rp 10 (rupiah baru). BI juga akan perlahan-lahan mengganti uang rusak rupiah lama dengan uang rupiah baru.

4. Tahun 2016-2018

Pada periode ini, pemerintah menargetkan uang saat ini (rupiah lama) akan benar-benar tak beredar lagi. BI akan melakukan penarikan uang lama secara perlahan pada masa transisi.

5. Tahun 2019–2020

Pelaksanaan redenominasi mulai terjadi. Tahapan ini disebut phasing out, yakni saat dilakukan pengembalian mata uang rupiah dengan kata 'baru' menjadi rupiah. BI akan menyebarkan penggunaan mata uang baru sebagai pengganti uang lama.




Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/498131/ingat-selalu-jadwal-jadwal-pelaksanaan-redenominasi-rupiah

Friday, June 7, 2013

Ketentuan Kelulusan UN & Kelulusan SD



KETENTUAN KELULUSAN UJIAN NASIONAL (UN) DAN KELULUSAN SD

Tujuan pendidikan di sekolah dasar (SD) sebagai wajib belajar 9 tahun adalah untuk mempersiapkan peserta didik melanjutkan ke jenjang berikutnya (SMP). Seoarang peserta didik dikatakan lulus dari satuan pendidikan SD atau MI ada kriteria dan ketentuan harus dicapainya.


Untuk peserta didik sekolah dasar (SD), wewenang kelulusan sepenuhnya diberikan kepada pihak sekolah melalui rapat dewan guru di sekolah masing-masing. Namun demikian tetap berpegang kepada ketentuan yang telah ditetapkan oleh pusat dalam hal penilaian kelulusan untuk siswa SD. Berikut ketentuan kelulusan Sekolah Dasar (SD/MI) dan kriteria atau ketentuan kelulusan Ujian Nasional (UN) SD/MI:




KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN :

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan (SD/MI) melalui rapat dewan guru setelah :
a.       Menyelesaikan seluruh program pembelajaran,
b.      Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran :
1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
3) kelompok mata pelajaran estetika, dan
4) kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan,
c.       Lulus Ujian Sekolah/Madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
d.      Lulus Ujian Nasional (UN).



KELULUSAN UJIAN NASIONAL (UN) SD/MI :

1.      Peserta didik dinyatakan lulus Ujian Sekolah/Madrasah pada SD, MI dan SDLB apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai Sekolah/Madrasah (Nilai S/M).
2.      Nilai S/M diperoleh dari rata-rata gabungan nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 7, 8, 9, 10, dan 11 dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
3.      Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA;
4.      NA sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diperoleh dari nilai rata-rata gabungan nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN dengan formula 60% nilai UN dan 40% nilai S/M;
5.      Kriteria Kelulusan UN ditetapkan melalui rapat dewan guru berdasarkan :
a. Nilai minimal setiap mata pelajaran yang diujinasionalkan;
b. Nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujinasionalkan.




Ilustrasi Penghitungan Kelulusan Ujian Nasional
dan Kelulusan Dari Satuan Pendidikan
SD/MI Tahun Pelajaran 2011/2012

1.      Nilai US/M = rata-rata dari seluruh nilai mapel yang diujisekolahkan baik Tulis maupun praktik.
2.      Nilai S/M = rata-rata gabungan nilai US/M (60%) dan nilai rata-rata rapor semester 7, 8, 9, 10, dan 11 (40%).
- Rata-rata gabungan nilai US/M: 7,50 x 60% = 4,50
- Nilai rata-rata rapor: 8,00 x 40% = 3,20
- Nilai S/M: 4,50 + 3,20 = 7,70
3.      Penentuan kelulusan UN didasarkan pada Nilai Akhir (NA).
4.      N A = Nilai rata-rata gabungan nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan (3 mapel) 40% dan nilai UN ( rata-rata 3 mapel ) 60%.
      a. Menghitung nilai rata-rata gabungan nilai S/M dari mapel yang diujinasionalkan sama dengan nomor 2 
          di atas, tapi hanya untuk 3 mapel (Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA) saja. Hasilnya memiliki
          bobot 40%.
      b. Sedangkan nilai rata-rata gabungan dari 3 mapel yang diujinasionalkan melalui UN memiliki bobot
          60%.
      c. Misal (a) Nilai Sekolah: 8,00 x 40% = 3,20 dan (b) Nilai UN: 5,50 x 60% = 3,30
          Maka NILAI AKHIR (NA) = 3,20 + 3,30 = 6,50
2.      Apabila batas nilai kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan dari Nilai Sekolah/Madrasah (S/M) adalah 6,00 dan Ujian Nasional (UN) adalah 5,00, maka peserta didik yang memiliki rata-rata nilai S/M dan UN tersebut di atas memenuhi syarat lulus dari satuan pendidikan.

3.       Disamping nomor 5, penetapan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan oleh rapat Dewan Guru masih memperhitungkan komponen lain sebagaimana syarat kelulusan pada romawi VIII Domnis UN SD/MI tahun pelajaran 2011/2012.

Sumber: http://ngambonuptd.blogspot.com/2012/03/ujian-sekolah-dasar-madrasah-ibtidaiyah.html 

Sumber:
 http://www.sekolahdasar.net/2012/04/ketentuan-kelulusan-ujian-nasional-dan.html#ixzz2VaAXIliy

Tuesday, May 14, 2013

Dihapusnya UN SD


Ujian Nasional (UN) SD Dihapus sesuai dengan PP No 32 Tahun 2013


Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) akan segera di hapus. Pemerintah melakukan perombakan di dunia pendidikan dengan menerapkan Kurikulum Baru dan meniadakan UN untuk tingkat SD. Mulai tahun ajaran baru 2013/2014 mulai diterapkan Kurikulum Baru secara bertahap sampai 7 tahun mendatang. Ujian Nasional yang selama ini diterapkan pada jenjang SD dan sederajat (MI/SDLB) akan ditiadakan.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menugaskan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menyelanggarakan Ujian Nasional yang diikuti peserta didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 tersebut berbunyi, “Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,”. Selanjutnya pada pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, peserta didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional.

PP No. 32/2013 yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang di dalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat. Sebelumnya mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional SD adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Khusus peserta didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan peserta didik lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1), yaitu; a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah. Untuk jenjang SD/MI/SDLB tidak ada ketentuan lulus Ujian Nasional.

“Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) PP Nomor 32 Tahun 2013 ini. Ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. 

SekolahDasar.Net 14 Mei 2013


Friday, May 3, 2013

Siap UN SD 2013

Semangat dan Siap UN SD 2013


Hi anak2ku semua, UN SD tinggal beberapa hari lagi, tepatnya hari senin nanti tgl 6 Juni 2013 Ujian Nasional SD akan segera dilaksanakan, banyak2 belajar 'n latihan di rumah y..........

Nah,,, beberapa hari ke belakang qta sudah mencoba membahas soal-soal UN tahun 2012 waktu kumpul di aula, di bawah ini bapa sengaja meng-uploadkan soal2 UN 2012 tersebut untuk dipelajari seluruhnya, karna waktu di aula qta membahasnya baru beberapa soal saja, semoga bermanfaat y...........

DOWNLOAD Soal Bahasa Indonesia UN SD Tahun 2012 DISINI
DOWNLOAD Soal Matematika UN SD Tahun 2012 DISINI
DOWNLOAD Soal IPA UN SD Tahun 2012 DISINI


<<<<<<<<<<< SUKSES YA >>>>>>>>>>>>

Friday, April 26, 2013

Latihan UKA 2013


Latihan UKA 2013


DOWNLOD Aplikasi 100 Latihan UKA 2013 DISINI

Wednesday, April 24, 2013

Andai saja........

Kapan ya Indonesia jadi seperti ini ??" :



Kemacetan
 


Kemacetan adalah masalah terbesar yang dimiliki kota metropolitan, Jakarta. Sikap tidak disiplin para pengendara ditambah kurangnya perhatian pemerintah seakan menjadikan “macet” sebagai ikon ibu kota
jika saja lalulintas di Jakarta seperti ini…



Kereta Api
Jika saja fasilitas kereta api seperti…



Bus Kota
Jika saja bus kota di Jakarta seperti…



Pengguna Motor
Jika saja semua sadar seperti…


Sikap Pengayom Masyarakat ?
Jika saja sikap polisi di Indonesia seperti…



Kawasan Sungai Kumuh
Jika saja pemanfaatan sungai di Jakarta seperti…



Sekolah
Jika saja semua sekolah di Indonesia seperti…



Buang Sampah pada Tempatnya
Jika saja orang2 sadar akan kebersihan, maka akan seperti…



Jagalah Taman Kota
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbxwnjGtF_46UGZw_RAET_D_9Y9juqHJCRlSJkVi5lso4u2_aJiifKSHgamqzmpdVlC3jmwCA5RCFd35dLf3bvUNbleubyAytyDN1OmMoTZfOxrH1rfl6Lg_FjsdPCCkc4pUw6oZ7nrQYd/s320/kondisi+alun+alun+tanggul.jpg
Jika saja orang2 menggunakan taman seperti…



Pemeliharaan Telepon Umum
Jika saja pemeliharaan telepon umum di Jakarta seperti…


Tidak Tau apa Tidak Mau Tau?

Jika saja orang2 sadar dan peduli seperti…

Dan inilah impian semua publik Indonesia :


Sepak Bola
Jika saja semangat Indonesia dan pengurus PSSI seperti…


TERNYATA INI BIANGKEROK NA GENING :

Dibayar Untuk Tidur?
Jika saja pejabat kita tidak “molor”, tapi bener2 seperti…

AYO … Kita mulai hidup disiplin dengan 3M : 
1. Mulai dari diri sendiri
 2. Mulai dari hal kecil
 3. Mulai sekarang juga

Siap Menghadapi Ujian Nasional SD 2013

Siap Menghadapi Ujian Nasional SD 2013


Anak-anakku samua, kunci sukses dalam menempuh UN ada pada diri kalian sendiri, selain belajar yang rajin dan giat, juga dengan memperbanyak latihan soal-soal UN dan mencoba memecahkan soal-soal tersebut.
Di bawah ini beberapa soal yang bisa dicoba untuk dipelajari dan dilatih.... Semoga bermanfaat!!!!

DOWNLOAD Latihan Soal UN Matematika DISINI
DOWNLOAD Latihan Soal UN Bahasa Indonesia DISINI
DOWNLOAD Latihan Soal UN IPA1 DISINI
DOWNLOAD Latihan Soal UN IPA2 DISINI


Sukses ya.............!!!

Cara Cek SK Tunjangan Fungsional



Tunjangan fungsional adalah tunjangan yang diberikan kepada guru bukan PNS. Program pemberian subsidi ini diberikan kepada guru yang diangkat oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat (yayasan). 

Besarnya tunjangan fungsional adalah Rp.300.000 per bulan dan diberikan setiap 6 bulan sekali. Sumber dana untuk pembiayaan program tunjangan fungsional guru berasal dari APBN Tahun Anggaran 2013. Pemberian Tunjangan Fungsional ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Pada tahun 2013, penyaluran subsidi tunjangan fungsional bagi guru bukan PNS jenjang TK dibayarkan melalui Direktorat P2TK PAUDNI, bagi guru jenjang SD-SMP dibayarkan melalui Direktorat P2TK Dikdas, dan bagi guru jenjang SMA/SMK dibayarkan melalui Direktorat P2TK Dikmen.

Mekanisme yang digunakan untuk pelaksanaan pembayaran subsidi tunjangan fungsional tidak hanya dilakukan melalui secara manual seperti tahun lalu tetapi juga dengan sistem digital melalui Data pokok pendidikan (Dapodik).

Cara untuk mengetahui atau mengecek apakah SK Tunjangan Fungsional sudah terbit atau belum klik saja website di bawah ini :


Cara ini sama dengan cara untuk mengecek SK Tunjangan Profesi (SKTP) bagi guru yang sudah sertifikasi.

Cara Cek SK Tunjangan Fungsional 
1. Kunjungi http://116.66.201.163:8000/index.php
2. Login di form INFO SK, memasukan NUPTK dan passwordnya berupa tanggal lahir (format: YYYYMMDD)
3. Setelah klik login dan berhasil masuk akan muncul Data Guru dan status SK Tunjangan Fungsional



Kriteria guru penerima Tunjangan Fungsional adalah Guru bukan PNS yang memenuhi kewajiban melaksanakan tugas paling sedikit 24 jam tatap muka per-minggu yang dibuktikan dalam sistem Dapodik. Guru dalam jabatan yang berkualiafikasi minimal S-1/D-IV. Memiliki NUPTK dan belum mendapat tunjangan profesi. Untuk Buku panduan pelaksanaan pemberian subsidi tunjangan fungsional bagi guru bukan PNS bisa diunduh di sini. 


Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2013/04/cara-cek-tunjangan-fungsional-guru.html#ixzz2RNbjX6wy


Sunday, April 14, 2013

Semangat Ujian Sekolah (US)

Banyak-banyak belajar y.............




PERSIAPAN UJIAN SEKOLAH (US) :
DOWNLOAD Kisi-kisi Ujian Sekolah Bahasa Sunda 2013 DISINI
DOWNLOAD Kisi-kisi Ujian Sekolah IPS 2013 DISINI
DOWNLOAD Kisi-kisi Ujian Sekolah PKn 2013 DISINI

Download juga y latihan soal-soalnya :
> DOWNLOAD Soal US Matematika1 Tahun 2012 DISINI
> DOWNLOAD Soal US Bahasa Indonesia Tahun 2012 DISINI
> DOWNLOAD Soal US IPA Tahun 2012 DISINI
> DOWNLOAD Soal US IPS Tahun 2012 DISINI
> DOWNLOAD Soal US Bahasa Inggris Tahun 2012 DISINI
> DOWNLOAD Soal US PKn Tahun 2012 DISINI
> DOWNLOAD Soal US PAI DISINI
> DOWNLOAD Soal US Matematika2 DISINI




Saturday, March 23, 2013

"Semangat UN 2013"

SIAP UN SD 2013



SEMANGATTTT!!!!!!

DOWNLOAD kisi-kisi UN SD 2013 DISINI

Anak-anakku semua, jangan lupa juga ya perbanyak Latihan dengan mengerjakan Soal-soal TO UN SD 2013 :
> DOWNLOAD Soal TO1 Matematika UN SD 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal TO2 Matematika UN SD 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal TO1 Bahasa Indonesia UN SD 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal TO1 IPA UN SD 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal TO2 IPA UN SD 2013 DISIN

Soal Prediksi UN 2013 :
> DOWNLOAD Soal Matematika1 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal Matematika2 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal Bahasa Indonesia1 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal Bahasa Indonesia2 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal Bahasa Indonesia3 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal Bahasa Indonesia4 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal Bahasa Indonesia5 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal IPA1 Prediksi UN 2013 DISINI
> DOWNLOAD Soal IPA2 Prediksi UN 2013 DISINI

Upload TerBaru!!!!
Jangan lupa juga ya,,, Download juga nih soal Simulasi UN SD 2013 :
> DOWNLOAD Simulasi UN SD Bahasa Indonesia DISINI
> DOWNLOAD Simulasi UN SD Matematika DISINI
> DOWNLOAD Simulasi UN SD IPA DISINI 






 Selamat Belajar Semoga Sukses....
Amiiiiinnn!!!!

Sunday, March 17, 2013

Mengetahui Tingkat IQ Qta...

Klasifikasi IQ berbeda untuk setiap metode test yang digunakan.
Quote :
1. Stanford-Binet mengklasifikasikan nilai IQ normal berkisar antara 85 - 115
2. Lewis Terman mengklasifikasikan IQ normal berkisar 90 - 109
3, Wachsler mengklasifikasikan IQ normal pada angka 100 dengan nilai toleransi 15  
    (berarti 85 - 115)



Spoilerfor IQ :
A.  Kelompok bodoh IQ dull/ bordeline (70-79)
Kelompok ini berada diatas kelompok terbelakang dan dibawah kelompok normal (sebagai batas). 
Secara bersusah paya dengan beberapa hambatan, individu tersebut dapat melaksanakan sekolah 
lanjutan pertama tetapi sukar sekali untuk dapat menyelesaikan kelas-kelas terakhir di SLTP

B.   Normal rendah (below avarage), IQ 80-89
Kelomok ini termasuk kelompok normal,rata-rata atau sedang tapi pada tingakat terbawah, mereka agak 
lambat dalam belajarnya, mereka dapat menyelesaikan sekolah menengah tingkat pertama tapi agak 
kesulitan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas pada jenjang SLTA.

C.   Normal sedang, IQ 90-109
Kelompok ini merupkan kelompok normal atau rata-rata, mereka merupkan kelompok terbesar 
presentasenya dalam populasi penduduk.

D.  Normal tinggi (above average) IQ 110-119
Kelompok ini merupakan kelompok individu yang normal tetapi berada pada tingkat yang tinggi.

E.   Cerdas (superior) ,IQ 120-129
Kelompok ini sangat berhasil dalam pekerjaan sekolah/akademik. Mereka reringkali tedapat pada kelas 
biasa. Pimpinan kelas biasanya berasal dari kelompok ini.

F.   Sangat cerdas (very superior/ gifted) IQ 130-139
Anak-anak very superior lebih cakap dalam membaca, mempunyai pengetahuan yang sangat baik tentang 
bilangan, perbendaharaan kata yang luas, dan cepat memahami pengertian yang abstrak. Pada umumnya, 
faktor kesehatan, ketangkasan, dan kekuatan lebih menonjol dibandingkan anak normal.

G.  Genius IQ 140 >
Kelompok ini kemampuannya sangat luar biasa. Mereka pada umumnya mempunyai
kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan menemuka sesuatu yang baru meskipun dia
tidak besekolah. Kelompok ini berada pada seluruh ras dan bangsa, dalam semua tingkat 
ekonomi baik laki-laki maupun perempuan. Contoh orang-orang genius ini adalah Edison 
dan Einstein.


    Uraian diatas menjelaskan tentang tingkat intelegensi dalam ukuran secara kognitif , pandangan lama menunjukkan bahwa kualitas intelegensi atau kecerdasan yang tinggi dipandang sebagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan individu dalam belajr dan meraih kesuksesan.
    Namun baru-baru ini telah berkembang pandangan lain yang menyatakan bahwa faktor yang paling dominan yang mempengaruhi keberhasilan individu dalam hidupnya bukan semata-mata ditentukan oleh tingginya kecerdasan intelektual, tapi oleh faktor kemantapan emosional yang ahlinya yaitu Daniel Goleman disebut Emotional Intelegence (kecerdasan emosinal).
    Bedasarkan pengamatannya, banyak orang yang gagal dalam hidupnya bukan karena kecerdasan intelektualnya rendah, namun mereka kurang memiliki kecerdasan emosional mekipun intelegensinya berada pada yingkatan rata-rata. Tidak edikit orang yang sukses dalamnya hidupnya karena memilki kecerdasan emosional .
    Kecerdasan emosional ini semakin perlu di pahami, dimilki dan diperhatikan dalam pengembangannya karena mengingat kehidupan dewasa ini semakin kompleks. Kehidupan yang sangat kompleks ini memberikan dampak yang sangat buruk terhadap konstelasi kehidupan emosional individu. Dalam hal ini Daniel Goleman mengemukakan hasil survei terhadap para orang tua dan guru yang hasilnya bahwa ada kecenderungan yang sama di seluruh dunia, yaitu generasi sekarang banyak mengalami kesulitan emosional daripada generasi sebelumnya, mereka lebih kesepian dan pemurung, lebih bringasan dan kurang menghargai sopan santun, lebih gugup dan mudah cemas, lebih impulsif dan agresif.



Ingin mengetahui berapa nilai IQ kalian?? Download DISINI dan ikuti Gamesnya....





sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/50ff59c2631243272d000000/tingkatan-iq-manusia--agan-termasuk-golongan-yang-mana/